top of page
  • Gambar penulisTeduh

Well-Being? Konsep Apa Sih Itu?


Psychology Content Writer: Eunike Gracia


Siapa di antara #TemanTeduh yang pernah mendengar istilah atau konsep well-being? Kira-kira tahukah arti dari konsep well-being itu? Nah, bertepatan dengan World Mental Health Day ini, kayanya boleh nih kita bahas konsep well-being.


Sini, sini, Teduh kasih tahu! Jadi, well-being atau kesejahteraan individu itu tuh pengalaman individu terkait kesehatan, kebahagiaan, dan kemakmuran dirinya. Sederhananya sih gini, semisal #TemanTeduh merasa kesehatan mentalnya dalam kondisi yang baik atau stabil, sudah puas dengan hidup yang dijalani, memaknai tujuan hidup yang dimiliki, dan yang enggak kalah penting nih, punya kemampuan mengelola stres yang sehat.


Nah, dari bocoran Teduh di atas nih, kira-kira #TemanTeduh memiliki tingkat well-being yang tinggi atau rendah nih?


Hm… kalau ada yang tingkat well-beingnya rendah, tenang aja, well-being individu itu bisa ditingkatkan kok, tapi ya memang susah susah gampang. Eitss… tapi bukan berarti enggak bisa sama sekali, ya!


Meningkatkan well-being bisa dilakukan kalau kita tahu bagian mana dari well-being itu yang paling penting untuk kita, dan kalau sudah tahu, baru kita lakukan untuk memilih langkah yang tepat untuk meningkatkannya.


Nah, well-being sendiri punya beberapa jenis, yaitu:


Emotional well-being, kemampuan individu untuk mengelola atau melakukan manajemen stres dan teknik relaksasi, meningkatkan rasa self-love, mengarahkan emosi pada perasaan yang baik. Nah, kalau #TemanTeduh mau meningkatkan emotional well-being bisa dimulai dengan bersikap positif tetapi bukan toxic positivity, meregulasi atau mengelola emosi, dan memusatkan perhatian pada beberapa hal-hal penting dalam hidup.


Physical well-being, kemampuan individu untuk meningkatkan imunitas atau fungsi tubuh dengan melakukan pola hidup sehat dan aktivitas fisik yang teratur. Nah, kalau #TemanTeduh mau meningkatkan physical well-being, kita perlu mengetahui seperti apa pola makan yang sehat dan rutinitas olahraga sehingga kita dapat menerapkan strategi yang efektif dalam kehidupan kita sehari-hari. Usahakan #TemanTeduh makan-makanan sehat dan teratur, detoksifikasi tubuh, konsultasi rutin atau melakukan medical check up ke rumah sakit, dan lainnya.


Social well-being, kemampuan untuk berkomunikasi, berinteraksi, dan mengembangkan hubungan yang bermakna dengan orang lain. Nah, kalau #TemanTeduh mau mengembangkan social well-being bisa mulai dengan meningkatkan keterampilan bersosialisasi, berbuat baik pada sekitar kita, berkomunikasi secara asertif, dan mempertahankan konsistensi komunikasi.


Workplace well-being, kemampuan individu untuk mendapatkan makna, kebahagiaan dan mengejar minat, nilai dan tujuan hidupnya secara profesional. Nah, kalau #TemanTeduh mau mengembangkan workplace well-being bisa dengan menerapkan work life balance, lalu menemukan tujuan di tempat kerja dan menemukan kenyamanan dalam bekerja.


Societal well-being, kemampuan individu untuk berkontribusi dan berpartisipasi aktif dalam komunitas dan lingkungannya. Nah, kalau #TemanTeduh mau mengembangkan societal well-being bisa dimulai dengan budaya hidup rukun, saling membantu, menerapkan value dalam diri kita, memberikan dampak positif dan kebaikan bagi orang lain.


Nah, sekarang #TemanTeduh sudah mulai paham kan dengan konsep well-being. Well-being tuh hal yang penting banget ya buat hidup kita, karena hal inilah yang bikin kita menjalani kehidupan ini dengan tenang. Jadi, yuk, sama-sama kita tingkatkan well-being kita semua. Jangan lupa juga untuk download aplikasi Teduh di sini ntuk membaca self help yang bisa membantu kamu meningkatkan well-being kamu!


Source:

Davis, T. (2019, January 2). What Is Well-Being? Definition, Types, and Well-Being Skills. Psychology Today. Retrieved October 3, 2022, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/click-here-happiness/201901/what-is-well-being-definition-types-and-well-being-skills




122 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


bottom of page