top of page
  • Gambar penulisTeduh

Kapan ya Aku Harus ke Psikolog?

Diperbarui: 26 Des 2022



Photo by Mimi Thian on Unsplash


“Aku pengen deh ke psikolog, tapi nanti aja deh”

“Duh, masalah kaya gini doang ke psikolog boleh ga sih?”

“Curhat ke temen apa ke psikolog ya enaknya?”

“Mau ke psikolog tapi kayanya belom parah ah”


Halo #TemanTeduh! Pernahkah pertanyaan-pertanyaan di atas terlintas di benak kalian? Mungkin pertanyaan itu muncul, tapi kemudian kalian berpikir kalau permasalahan yang kalian alami akan segera selesai dengan sendirinya. Nah, sebenarnya ada beberapa hal yang bisa menjadi alasan dan tanda kalau itu adalah waktu yang tepat untuk kamu menemui psikolog. Yuk, disimak baik-baik!


Kesulitan Mengelola Stress

Sebuah hal yang sangat wajar jika kita memiliki permasalahan dan tantangan hidup. Mungkin akan ada titik di mana kita mengalami kesulitan dalam mengelolanya. Nah, pada saat seperti inilah psikolog akan berperan untuk membantu kamu untuk mengenali dan mengelola stress yang kamu miliki agar tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya dalam keseharian kamu.


Kesulitan Mengatur Emosi

Emosi yang tidak menyenangkan seperti kecemasan, kemarahan, kesedihan, terkadang sulit untuk dikendalikan, dalam hal ini psikolog akan membantu kamu menemukan cara manajemen emosi yang cocok agar dapat terkelola dengan baik dan tidak mengganggu keseharian kamu.


Coping Stress yang Tidak Sehat

Ketika mengalami stress, kita memiliki coping stress atau cara merilis stress yang berbeda-beda, ada yang sehat dan ada yang tidak sehat. Ketika kamu sudah melakukan dan bahkan terbiasa dengan coping stress yang tidak sehat dan merugikan diri kamu sendiri, maka kamu memerlukan bantuan seorang ahli atau psikolog untuk memberikan perspektif dan strategi baru terkait perilaku merugikan yang kamu lakukan yang tentunya jauh lebih sehat.


Agorafobia

Melansir dari alodokter, agorafobia adalah rasa takut atau cemas berlebihan pada tempat atau situasi yang membuat penderitanya merasa panik, terperangkap, tidak berdaya, atau malu. Penderita agoraphobia akan merasa takut dan cemas berlebihan pada beberapa tempat dan kondisi, seperti tempat umum, ruangan tertutup, keramaian, lingkungan di luar rumah, dan transportasi publik. Mengalami serangan panik atau perasaan seperti terjebak ketika menghadapi beberapa situasi ini tidak jarang menyebabkan seseorang sampai merasa enggan untuk meninggalkan rumah mereka.


Pikiran cemas atau mengganggu

Memiliki pemikiran-pemikiran yang muncul berulang dan terus mengganggu. Kebanyakan pemikiran ini mengenai kekhawatiran akan hal yang belum terjadi di masa yang akan datang. Pemikiran ini kemudian menyita seluruh perhatian, bahkan mengganggu keberfungsian individu sehingga tidak mampu menjalankan aktivitas sehari-harinya dengan baik. Tidak jarang juga hal ini berdampak pada munculnya gejala fisik yang cukup mengganggu.


Kehilangan minat

Jika kamu mulai mudah merasa bosan, tidak lagi merasa tertarik atau kehilangan minat pada hal-hal yang dulu kamu gemari, kamu senangi, atau merupakan rutinitas yang sebelumnya kamu jalani. Hal ini bisa menjadi tanda yang mengindikasikan kalau kamu mungkin mengalami permasalahan seperti kecemasan atau depresi.


Keputusasaan

Ketika perasaan putus asa atau perasaan seolah-olah tidak ada harapan akan masa depan muncul, maka hal ini bisa mengindikasikan terjadinya depresi. Terlebih jika hal ini terjadi terus-menerus dalam kurun waktu tertentu dan kamu sering sekali mengalami kesulitan untuk menghadapinya. Perasaan ini juga jika dibiarkan akan memicu pemikiran untuk bunuh diri.


Hmm… terus memangnya apa ya keuntungan yang bisa kita dapatkan dari pergi konseling ke profesional? Berikut ini 10 Manfaat Konseling bagi kita!


1. Konselor Memberimu Perspektif yang Objektif dan Netral

Ketika kamu menerima saran dari anggota keluarga atau teman Anda, mereka mungkin memberi Anda nasihat tetapi itu dari sudut pandang subyektif dan pengalaman serta perasaan mereka sendiri. Nah, seorang psikolog dalam hal ini akan memberimu perspektif yang objektif dan netral. Mereka memberi sudut pandang lain dari pola pikir yang kamu miliki dan membantumu berpikir dan melihat sesuatu secara logis.


2. Membantu Kamu Mengatasi Permasalahan Sehari-hari

Psikolog bukan cuma membantu kamu mengatasi permasalahan kesehatan mental, mereka juga membantu kamu menyelesaikan permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari kamu. Kalau kamu kesulitan berkonsentrasi, memiliki permasalahan dalam hubungan dengan orang sekitarmu, membutuhkan konseling karir, psikolog akan membantu dalam segala hal. Misalnya, kamu kesulitan tidur atau memiliki gaangguan tidur dalam keseharianmu, kamu bisa reach out ke profesional dan mereka akan membantumu mengatasi permasalahanmu itu.


3. Meningkatkan Self-Awareness yang Kamu Miliki

Profesional seperti psikolog dapat membantu dan membawa kamu kepada tingkat self-awareness yang jauh lebih baik daripada yang kamu miliki sebelumnya. Psikolog membantu kamu memahami pikiran, emosi, perasaanmu dan juga membantumu merefleksikan dan mengevaluasi kekurangan dan kelebihan yang kamu miliki. Ini akan membantu kamu untuk lebih mengenal dan memiliki kendali akan dirimu sendiri, membantumu memperkuat dirimu sendiri.


4. Ini Memberimu Perasaan Layak dan Mengarahkan pada Penerimaan Diri

Manfaat lain menemui psikolog adalah mereka memberikan kamu dan membantu kamu mengingat rasa berharga dan value akan diri kamu yang nantinya akan mengarahkan kamu pada penerimaan diri atau self-acceptance. Mereka membantu kamu meningkatkan self-esteem kamu yang rendah menjadi jauh lebih baik. Pada intinya, bantuan mereka akan mengarahkan kamu pada self-acceptance dan self-love.


5. Memberimu Ruang di mana Seseorang Mendengarkanmu Tanpa Memberikan Penilaian Apapun

Kamu pastinya membutuhkan seseorang untuk mendengarkan kamu tanpa menghakimi. Seorang psikolog adalah seseorang itu, seorang psikolog mampu mendengarkan cerita yang kamu sampaikan tanpa menghakimi dan menyudutkan. Seorang psikolog mampu memberikan ruang untuk kamu dapat mengungkapkan pikiranmu tanpa takut mendapatkan penilaian dari orang lain, mereka akan mendengar tanpa ada bias dan memberikan dukungan untuk anda.


6. Konselor Membantumu Menghilangkan Kebiasaan Buruk

Manfaat lainnya dari menemui psikolog adalah mereka dapat membantumu menghilangkan kebiasaan burukmu, seperti kebiasaan merokok, minum, atau kebiasaan melampiaskan rasa marah kepada orang lain dengan cara yang kurang tepat. Psikolog akan membantu kamu menghilangkan kebiasaan buruk itu dan menjadikan kamu orang yang lebih baik.


7. Memberikan Kesempatan Untuk Eksplorasi Diri dan Menemukan Diri

Konselor akan memberikan kesemptan untuk mempelajari tentang diri kita dan mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang kepribadian kita, nilai-nilai, dan keyakinan diri kita. Hal ini membuat kita lebih sadar akan kondisi diri kita dan memberikan insight atau wawasan tentang masalah yang sedang kita hadapi. Kesadaran diri adalah kunci untuk melakukan perubahan, hal ini akan mendorong kita untuk memulai sebuah perjalanan untuk lebih mengembangkan diri (personal growth).


8. Memandu Kamu untuk Mencari Makna Hidup

"Apa itu hidup yang bermakna?" Tentunya jawaban terhadap pertanyaan ini sangatlah unik di setiap orang. Bagi mereka yang berada dalam krisis eksistensial atau sedang berduka karena kehilangan biasanya mengalami kehilangan jati diri/identitas sementara. Melalui eksplorasi nilai, keyakinan, minat, dan ingatan, konseling dapat membantu kita untuk menemukan kembali tujuan, hasrat, dan makna hidup kita.


9. Membantu Kamu untuk Mengekspresikan dan Mengelola Emosi

Konseling dapat membantu kita untuk mengidentifikasi, mengekspresikan, dan mengatur emosi kita dengan lebih baik. Konselor akan memandu kita meningkatkan kesadaran akan pemicu emosi, pemahaman tentang penanganan yang maladaptif/kurang sehat, dan cara yang lebih adaptif/sehat untuk mengelola emosi.


10. Mempelajari Keterampilan Hidup yang Lebih Efektif

Banyak banget keterampilan yang bisa kita pelajari melalui konseling dan sangat bermanfaat buat kehidupan kita sehari-hari. Dimulai dari keterampilan pemecahan masalah, resolusi konflik, hingga keterampilan komunikasi dan interpersonal. Konseling memberikan lingkungan yang aman untuk belajar, berlatih, dan bereksperimen dengan keterampilan ini sebelum menerapkannya pada situasi nyata di luar sesi bersama konselor. Hal ini pada akhirnya akan mengarah pada kesehatan yang lebih baik secara keseluruhan, baik secara fisik maupun mental.


Nah di atas ini adalah beberapa hal yang dapat menjadi tanda bahwa sudah saatnya kamu untuk pergi ke psikolog atau meminta bantuan profesional. Kita juga sudah membahas 10 manfaat dari konseling. So, usahakan sesegera mungkin untuk mendapatkan bantuan sebelum keadaan atau kondisimu bertambah parah. Saat ini Teduh juga sudah merilis fitur Telekonseling loh! Jadi #TemanTeduh sudah bisa mencoba untuk konsultasi dengan Psikolog atau Konselor Teduh! Jangan lupa juga untuk download aplikasi Teduh di sini untuk mencoba fitur telekonseling dan mendapatkan banyak self-help yang dapat membantu kamu!


Psychology Content Writer: Eunike Gracia & Aviva Lutfiana


Sumber:

  1. Alodokter. (n.d.). Agoraphobia. Retrieved from https://www.alodokter.com/agoraphobia

  2. GoodTherapy, B. (2022, January 24). Why Should I Go to Therapy? 8 Signs It’s Time to See a Therapist. GoodTherapy.org Therapy Blog. Retrieved September 12, 2022, from https://www.goodtherapy.org/blog/why-should-i-go-to-therapy-8-signs-its-time-to-see-a-therapist#:%7E:text=The%20American%20Psychological%20Association%20suggests,you%20want%20to%20avoid%20others

  3. How to Know When It’s Time to See a Therapist. (2020, October 22). Verywell Mind. Retrieved September 12, 2022, from https://www.verywellmind.com/how-to-know-when-it-s-time-to-see-a-therapist-5077040

  4. myfitbrain. (2022, November 12). Benefits Of Seeing A Psychologist: What Can Therapy Do For Me? My Fit Brain Pvt Ltd. https://myfitbrain.in/blog/benefits-of-seeing-a-psychologist

39 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comentários


bottom of page